Tuesday, January 20, 2009

Di sebuah sudut…

Di sebuah sudut…

Di sebuah sudut tergeletak lemah tak berdaya seorang anak..
Berusia 2 tahun seumuran anakku…
Dengan tubuh kurus kering, hanya kulit yg berbalut tulang belulang…
Dengan perut membuncit besar, seakan ada bola masuk ke dalam perutnya…

Di sebuah sudut sang anak menangis….
Menahan sakit….
Berkalung infus yg sebentar lagi habis…
Menatap nanar penuh ketakutan akan orang yang lalu lalang….
Mencari perlindungan…

Di sebuah sudut seorang ibu tua datang menghampiri sang anak….
Meninggalkan anaknya sendiri yg sedang terbujur sakit…
Mencoba menenangkan sang anak dengan berujar…”sabar ya nak…bapakmu sedang mengurus surat2… sebentar lagi datang…”

Di sebuah sudut seorang bapak tua datang menghampiri sang anak…
Mengusap-usap lembut menenangkan sang anak…
Menatap kosong… botol infuse yg sebentar lagi habis…
Memberikan janji-janji palsu yg dia tahu sulit untuk dipenuhi…

Disebuah sudut seorang bapak tua memandang sang anak yg akhirnya tertidur…
Menitik air mata dari sudut-sudut matanya….
Merapal mantra-mantra kesembuhan…
Mengucapkan doa…”ya Allah… sembuhkanlah anakku… sembuhkanlah anakku”

Disebuah sudut seorang bapak tua terpekik lirih…
Memandang hampa selembar kartu miskin ditangan....
Menguatkan diri menjalani berbelitnya prosedure yg ada….
Mencoba meratap belas kasihan kepada sang suster dan sang dokter….

Disebuah sudut seorang bapak terduduk lesu..
Mengumpulkan lembaran-lembaran uang ribuan lusuh…
Sambil gemetar mencoba menghitungnya satu persatu...
Berharap ada keajaiban…

Disebuah sudut ku terdiam…
Mencari sebuah hikmah…
Memohon maaf atas segala kelupaanku..
Memohon maaf atas segala kesombonganku..
Memohon maaf .. ya memohon maaf…

Disebuah sudut ku berdoa….
Berharap kesembuhan tuk sang anak..
Berharap kekuatan kepada sang bapak
Berharap ampunan, keselamatan dan kebahagian untuk mereka semua…

Disebuah sudut ku berdoa
Ya Allah.. terima kasih atas segala rahmat, rejeki, nikmat karunia yg telah, sedang dan akan Engkau berikan kepadaku…
Ya Allah.. maafkanlah aku jika aku lupa, kurang atau bahkan tidak bersyukur atas segala rejeki, nikmat karunia yg telah, sedang dan akan Engkau berikan kepadaku…
Ya Allah.. janganlah engkau tega untuk mengurangi bahkan menghapus segala rahmat, rejeki, nikmat karunia yg telah, sedang dan akan Engkau berikan kepadaku…
Ya Allah.. janganlah engkau tega untuk merubah segala rahmat, rejeki, nikmat karunia yg telah, sedang dan akan Engkau berikan kepadaku menjadi ahzab yang luar biasa pedihnya..
Ya Allah, bukalah pintu rahmat, rejeki, nikmat karunia yang seluas-luasnya, berikanlah apa yang menurut-Mu terbaik kepada diriku.

Disebuah sudut ku berharap…
Akan banyak tangan2 malaikat…
Datang membantu keluarga2 miskin…
Membagi kebahagian yg mereka miliki…


Disebuah sudut ku bertekad…


Jakarta 20 jan 2009
Di sebuah sudut gawat darurat rumah sakit pemerintah….

No comments: